Para Pedagang Kedungwuni Merasa Di Rugikan Oleh Oknum Makelar Kios Pasar

Iklan

TARGETKASUS.COM – KEDUNGWUNI PEKALONGAN .- Masyarakat korban makelar jual beli kios pasar kedungwuni,mengadakan pertemuan disalah satu teras blok Pasar Kedungwuni, acara terebut difasilitasi oleh Suryan Rusli salah seorang anggota Tim Transisi Bupati terpilih. Minggu malam, 27-12-2020

Perkumpulan dan pertemuan tersebut dalam acara ngobrol bareng yang dikemas sangat sederhana ini dihadiri lebih dari 40 orang dari beberapa daerah di Kabupaten Pekalongan bahkan ada yang dari luar Pekalongan, yang hampir semuanya merupakan korban oknum makelar/calo jual beli kios Pasar Kedungwuni.

Acara tersebut digelar bermaksut untuk menggali informasi, dan menyamakan persepsi terkait adanya kasus makelar/calo jual beli kios pasar yang sudah terjadi sejak tahun 2018 silam.

Hasil penggalian informasi dari masyarakat yang menjadi korban makelar/calo jual beli kios, ternyata sudah menyetorkan sejumlah uang sejak tahun 2018, kepada salah satu oknum yang menjanjikan kepemilikan kios di Pasar Kedungwuni.

Salah satu pedagang pasar kedungwuni berinisial WD, mengaku sudah menyetor uang sejumlah Rp 40 juta kepada AR untuk dua kios. “Saya pedagang dipasar kedungwuni sudah bertaun-taun dan saat pasar dibongkar saya ditawari oleh seseorang agar mendapatkan kios lagi saya harus membayar dengan jumlah uang, senilai 40 juta kepada AR untuk dua kios selain saya masih ada juga  teman-teman saya sesama pedagang yang membayar dengan jumlah yang sama ,ungkap,” WD.

Suryan rusli menyampaikan bahwa kepemilikan kios Pasar Kedungwuni tidak didasarkan pada sejumlah uang yang sudah disetorkan, akan tetapi sudah diatur dalam Perbub. “semua pedagang lama yang sudah berdagang di Pasar Kedungwuni dan sudah membayar retribusi selama ini, memiliki hak atas kios tanpa harus membayar kepada oknum siapa pun itu, dan bagi masyarakat yang sudah menyetorkan uang kepada siapa pun dengan dalih untuk mendapatkan kios, bagi masyarakat yang merasa ditipu kami siap mendampingi dalam pelaporan kepada pihak berwajib, ini tidak ada lagi istilah pendukung 01 atau pun 02 tapi masyarakat Pekalongan yang punya hak harus kita perjuangkan”Ujarnya.

Penulis : Rosalina
Editor :. Anang Badri

Anang Badri

." JERNIH MELIHAT." CERMAT MENCATAT."

Mungkin Anda Menyukai