DPRD Provinsi Riau Kembali Terima Kedatangan Ribuan Aksi Massa Unjuk Rasa Yang Menolak Undang-Undang Cipta Kerja.

Iklan

Pekanbaru-targetkasus.com
Terpantau massa didominasi oleh para Mahasiswa dari berbagai Universitas yang ada di Pekanbaru dengan berbagai warna almamaternya.kamis(8/10/2020)

Para pengunjuk rasa meminta agar DPRD Riau ikut menandatangi pernyataan penolakan atas disahkannya UU Cipta Kerja.

Wakil Ketua DPRD Riau, Hardianto bersama Ketua Fraksi Partai Demokrat Agung Nugroho, dan anggota DPRD Riau dari Fraksi PAN Ade Rahmat Hartati hadir keluar gedung DPRD Riau untuk menemui ribuan massa aksi.

Wakil Ketua DPRD Riau, Hardianto dirinya tidak punya kapasitas menolak atau menerima Undang-Undang (UU) Omnibuslaw yang sudah disahkan oleh DPR RI di Pusat.

“Ini bukan Perda yang domainnya DPRD Riau, ini UU yang domainnya DPR RI dan Pemerintah Pusat. Yang bisa kami lakukakn adalah meneruskan aspirasi ini ke DPR RI” ujar Hardianto kepada para mahasiswa.

Lanjut Hardianto, DPRD Riau adalah lembaga kolektif kolegial yang artinya setiap keputusan yang mengatasnamakan lembaga harus disepakati oleh 65 anggota DPRD Riau, atau minimal kesepakatan bersama Ketua-Ketua Fraksi.

www.dprd.riau.go.id
Sumber Humas DPRD Riau

Pelapor : (Ali.AP)

Editor : Anang Bandri

Anang Badri

." JERNIH MELIHAT." CERMAT MENCATAT."

Mungkin Anda Menyukai