Rapat Panitia Khusus Pembahasan Raperda Perubahan Atas Perda Nomor 21Tahun 2018 Penyelenggaran Kesehatan.

Iklan

PEKANBARU-Target kasus.com
Rapat ini dipimpin oleh Ade Agus Hartanto selaku ketua pansus, Arnita Sari selaku wakil ketua pansus, beserta anggota pansus lainnya yakni Soniwati, Muhammad Aulia, Syafrudin Iput, Ardiansyah, Ade Hartati Rahmat, Sunaryo, Farida H Bertempat diruang komisi 1 DPRD Provinsi Riau Senen(5/10/2020)

Rapat ini dihadiri oleh OPD terkait yang bergabung dalam tim Satgas Covid 19 Provinsi Riau.

Adapun pembahasan yang pertama mengenai tujuan disusunnya petunjuk pelaksanaan sebagai acuan bagi seluruh gugus tugas percepatan penanganan Covid 19, perangkat daerah dan stakeholder lingkup pemerintah Provinsi Riau dalam melaksanakan kegiatan terkait penanganan dampak Covid 19 di Provinsi Riau.

Ada beberapa penjelasan atau justifikasi yaitu Perubahan Peraturan Daerah Nomor 21 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kesehatan yang dapat dilanjutkan.

Dalam rapat ini juga dikemukakan perlunya perubahan dan penambahan pasal yang tepat, sesuai dengan substansi dan peruntukan bab yang mengatur ketentuan tersebut. Adapun substansi yang perlu difasilitasi, sesuai dengan hasil rapat dan kunjungan kerja yang telah dilakukan.

Selanjutnya, ada beberapa yang menjadi catatan dalam Petunjuk Pelaksanaan Penanganan Covid19 Provinsi Riau yang perlu ditambahkan pada peraturan daerah tentang Perubahan Peraturan Daerah Nomor 21 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kesehatan. Seperti meliputi pencegahan dan pengendalian Covid19 bagi perorangan, pelaksana kegiatan/usaha, instansi pemerintahan, juga tanggungjawab pemerintah daerah (Pendanaan dan Tata Laksana 3T), Peran dan partisipasi masyarakat dalam edukasi dan sosialisasi, koordinasi dan kerjasama penegakan hukum. Dan yang terakhir, penerapan sanksi administratif, ketentuan penyidikan dan ketentuan lain-lain.

www.dprd.riau.go.id

Sumber : Humas DPRD Riau
Laporan : (Ali.AP)

Editor : Anang Bandri

Anang Badri

." JERNIH MELIHAT." CERMAT MENCATAT."

Mungkin Anda Menyukai